Anak Belanda
Dikirim: July 19th, 2009 | Oleh: Yuliazmi | Kategori: Bunli&Yahyo | Comments Off
anak Belanda
Agha kalau diurut itu sama Uwak, nenek urut yang dulu mengurut kakak-kakak sepupunya sejak bayi. Nah Sabtu minggu lalu adalah kali kedua Agha diurut. Seperti biasa, kalau Agha mau urut, kami ke Bekasi tempat Pakde, nanti Uwak datang kesitu.

anteng diurut Uwak
Agha itu kalau diurut senang-senang aja, kecuali jika ada bagian yang agak sakit (terkilir) baru dia menangis saat bagian tersebut diurut. Kalau sudah lewat yang bagian sakit kembali senyam-senyum. Sekarang bahkan sambil ngoceh, hehehe iya Agha suka ngoceh-ngoceh… aaa, wuuu, ayayayaya, ngeeeeeeng, aguuu dll. Uwak pasti selalu berkomentar dengan tingkah laku Agha.
Yang mengejutkan adalah komentar Uwak kemarin, waktu sedang mengurut Agha yang sudah makin besar badannya. “Gede banget, mancung, putih (kulitnya) … kayak anak Belanda“ Waaaa!, hehehe, lucu deh Uwak… kok bisa jadi anak Belanda ya? biasanya sih… kalau ngomong putih pasti sambungannya “kayak anak bule” hihihi… Aduh, anak Bunli ini masak dibilang anak Belanda… anak kumpeni gitu? hahahaha